BERITA PAGI TENTANG ANAK SEKOLAH
sebuah koran pagi terbitan ibu kota,
memuat berita sensasional,
pada halaman pertama,
“seorang bocah SD bunuh diri
karena tidak mampu beli buku pelajaran”
Kisahnya begini,
sekolah anu, di jalan anu, milik yayasan swasta,
bernama anu, mewajibkan anak-anaknya membeli buku anu,
sebagai buku wajib pelajaran anu,
berhubung sudah jatuh tempo untuk mentransfer uang
pada penerbit anu, maka guru anu, memaksa anak-anak
yang belum membeli buku anu, selambat-lambatnya tanggal
anu, harus sudah membeli buku anu itu, kalau tidak
nilai mata pelajaran anu akan menjadi anu.
merasa dipojokkan oleh berita itu,
ketua yayasan anu tadi merasa perlu
memberikan penjelasan tentang buku pelajaran anu,
intinya, itu adalah ulah oknum guru anu,
yang secara sepihak memutuskan anu,
dan guru itu telah dikenai tindakan administratif.
penerbit anu juga memberikan penjelasan,
katanya, itu ulah oknum anu, yang bertindak tidak
etis dalam pemasaran buku anu,
dan oknum itu telah dikenai tindakan administratif.
tiga hari kemudian,
sebuah koran pagi terbitan ibu kota,
memuat berita sensasional,
pada halaman pertama,
“tiga pelajar tewas sehabis pesta shabu-shabu”
tiga hari setelah itu,
sebuah koran pagi terbitan ibu kota,
memuat berita sensasional,
pada halaman pertama,
“sepuluh pelajar tertangkap basah sedang anu”
Tak ada penjelasan apa-apa.
5 April 2004